SEO

Cara Riset Keyword yang Tepat Menggunakan Tools Gratis Google

Riset keyword adalah fondasi SEO. Pelajari cara menemukan kata kunci yang dicari audiensmu menggunakan Google Search Console, Google Trends, dan Google Keyword Planner — semuanya gratis.

10 April 2026 3 min read·Tim Essensial
Cara Riset Keyword yang Tepat Menggunakan Tools Gratis Google

Riset keyword adalah proses menemukan kata-kata atau frasa yang diketikkan orang di Google saat mencari informasi yang relevan dengan bisnis atau konten kamu. Tanpa riset keyword yang tepat, kamu bisa membuat konten yang tidak pernah ditemukan siapapun.

Mengapa Riset Keyword Itu Penting?

Banyak pemilik website membuat konten berdasarkan apa yang mereka pikir menarik, bukan apa yang orang benar-benar cari. Hasilnya? Konten bagus yang tidak ada yang baca.

Riset keyword membantu kamu:

  • Memahami apa yang dicari audiensmu
  • Mengetahui seberapa kompetitif suatu kata kunci
  • Menemukan peluang yang kompetitor belum optimalkan

3 Tools Gratis dari Google

1. Google Search Console

Jika website kamu sudah live, Search Console adalah tempat pertama untuk riset keyword.

Cara menggunakannya:

  1. Buka Search Console → Performance → Search results
  2. Lihat kolom "Queries" — ini adalah kata kunci yang sudah membawa orang ke websitemu
  3. Filter yang punya Impressions tinggi tapi CTR rendah → peluang untuk dioptimasi!

Tips: Klik pada satu query, lalu lihat halaman mana yang muncul untuk query tersebut. Jika halaman yang muncul bukan yang paling relevan, pertimbangkan untuk membuat halaman khusus tentang topik itu.

2. Google Keyword Planner

Tool resmi Google untuk riset keyword — gratis dengan akun Google Ads (tidak perlu iklan aktif).

Cara membacanya:

  • Average monthly searches: berapa kali kata kunci ini dicari per bulan
  • Competition: Low/Medium/High — tingkat persaingan pengiklan (indikator kasar kesulitan SEO)
  • Top of page bid: biaya iklan per klik (semakin tinggi = semakin valuable)

Sempurna untuk memahami tren dan musiman suatu topik.

Kapan menggunakannya:

  • Membandingkan popularitas dua kata kunci: misal "kursus SEO" vs "belajar SEO"
  • Melihat apakah topik sedang naik atau turun tren
  • Menemukan kata kunci yang populer di wilayah tertentu

Framework Memilih Keyword yang Tepat

Keyword ideal memenuhi tiga kriteria:

KriteriaKeterangan
RelevanSesuai dengan konten/bisnis kamu
Volume cukupAda yang mencari (minimal 100/bulan untuk niche)
Bisa bersaingTidak terlalu kompetitif untuk website baru

Untuk website baru, fokus pada long-tail keyword — frasa lebih panjang dan spesifik. Contoh:

  • ❌ "SEO" → sangat kompetitif, jutaan pencarian
  • ✅ "cara optimasi SEO website baru" → lebih mudah, lebih terarah

Langkah Praktis Riset Keyword

  1. Brainstorm topik inti bisnis/website kamu (5-10 topik)
  2. Masukkan ke Google Keyword Planner → lihat variasi keyword
  3. Filter: volume 100-10.000/bulan, competition Low/Medium
  4. Cek Google Trends → apakah tren naik atau turun?
  5. Cari di Google → lihat siapa yang sudah ranking, apakah website kamu bisa bersaing?
  6. Buat konten yang menjawab intent pencari dengan lengkap

Mau praktik riset keyword langsung di kelas? Bergabung di Kelas SEO Pemula dan dapatkan panduan step-by-step.

keyword researchgoogletoolsseo

Ingin belajar lebih dalam?

Praktikkan langsung di kelas kami

Belajar SEO dari nol dengan panduan step-by-step yang bisa langsung kamu aplikasikan.

Lihat Semua Kelas